The Little House of Treasure

The memories I treasure the most.

Archive for November 25th, 2010

Why AGH?

Author: michag09
11 25th, 2010

Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB bagi saya adalah pertaniannya pertanian karena tanpa departemen ini, IPB tidak mungkin bisa menjadi universitas pertanian nomor 1# di Indonesia.

____________________

Pertama kali saya melihat, mengetahui, dan checklist Departemen AGH adalah pada saat saya mengisi formulir USMI IPB 2009. Saat itu saya juga tidak tahu mengapa saya memilih AGH. Hanya berdasarkan sugesti orangtua, meremehkan masuk IPB karena yakin akan diterima, sebagai suku cadang jika tidak diterima di universitas lain atau asal-asalan.

Waktu itu, salah satu pertimbangan saya memilih AGH sebagai pilihan pertama adalah quota’nya yang banyak (180 mahasiswa), dan mungkin berguna di kemudian hari dan memang nyatanya ilmu pertanian memang sangat bermanfaat. Tetapi namanya juga anak SMA jaman dulu rada gengsi kalau masuk IPB apalagi jurusan pertanian yang kerjanya cangkul-mencangkul. Mana ada teman saya yang memilih jurusan pertanian, yang ada mereka berlomba-lomba masuk perguruan tinggi lainnya seperti juirusan teknik, ekonomi, intinya yang bergengsi dan canggih deh apalagi dengan membayar formulir hingga beratus-ratus ribu hingga berkali-kali. Shockingly, yang mengambil berbagai test itu merupakan siswa yang sudah mendapatkan kursi di perguruan tinggi lainnya as what they wished for! Dipikir-pikir memang sayang kalau menghamburkan uang sebanyak itu tapi memang kenyataan manusia seringkali ingin yang menurut orang lain terbaikĀ  dan jarang puas dengan apa yang mereka sudah miliki. Teman-teman saja sempat heran mengapa pada akhirnya saya memilih masuk IPB dengan jurusan itu dibandingkan dengan departemen yang saya dapatkan melalui test masuk. Saya juga heran sendiri.

Pada awalnya saya seringkali mengeluh kenapa saya masuk di departemen ini, sejujurnya sampai sekarang. Tetapi apa boleh perbuat? Saya harus telen mentah-mentah keputusan yang telah saya ambil dan berusaha sebaik mungkin dalam menjalaninya. Saya mencoba melihat sisi positifnya. AGH di mata saya memang merupakan departemen yang memang ada unsur-unsur cangkul mencangkulnya, tetapi jangan salah, ini merupakan tahap awal mengenal ilmu pertanian secara keseluruhan. Mana ada orang yang memahami suatu ilmu tanpa terjun secara langsung, apalagi ilmu yang banyak memerlukan praktek lapang? Yang ada kita jadi orang “oon”! Coba kita lihat para tokoh yang sukses dalam bidang pertanian, mereka juga pasti mempelajari mekanisme pertanian konvensional baru membuat inovasi baru.

Selain itu, potensi pertanian sangatlah luas! AGH sendiri menurut saya merupakan dasarnya ilmu pertanian dan masih banyak spesifikasi bidang yang bisa kita dalami antara lain agronomi, hortikultura dan Breeding and Seed Technology, ditambah dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura yang akhirnya menjadi Departemen pertama di IPB yang menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Walaupun semuanya harus saya pelajari, saya akan berusaha fokus pada bidang bioteknologi kedepannya karena seperti yang kita ketahui teknologi merupakan esensi dari inovasi-inovasi di masa yang akan datang dan saya merasa saya perlu mendalaminya agar dapat meneliti dan berusaha menemukan suatu hal yang akan berguna bagi banyak orang kedepannya. Memang perjalanan saya masih sangat jauh dan akan berliku-liku. Ditambah jaman sekarang, wanita seringkali diunderestimate . Fasilitas yang kurang memadai disini juga merupakan suatu hambatan yang harus bisa diatasi. Indonesia juga sangat membutuhkan adanya ilmuan sehingga dapat bersaing di dunia international dan saya akan mencoba membuktikan kalau memang lulusan AGH juga bisa sebagai agen perubah.

____________________

  • Agronomi adalah ilmu bercocok tanam. Cabang penting ilmu-ilmu pertanian ini merupakan salah satu ilmu terapan yang berbasis biologi/botani yang mempelajari pengaruh dan manipulasi berbagai komponen biotik (hidup) dan abiotik (tidak hidup) terhadap suatu individu atau sekumpulan individu tanaman untuk dimanfaatkan bagi kepentingan manusia. Cakupan aspek biotik meliputi individu itu sendiri, individu lain yang sejenis, atau individu lain yang berbeda jenis. Cakupan aspek abiotik meliputi semua komponen tidak hidup yang mempengaruhi kehidupan individu yang dipelajari, seperti tanah, cuaca dan iklim, topografi, dan kebijakan ekonomi-politik.
  • Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, pemanenan, pengemasan dan pengiriman.

____________________

http://ipb.ac.id/

http://agrohort.ipb.ac.id/

http://id.wikipedia.org/wiki/Agronomi

http://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura

____________________